Kilas Indonesia

Perkuat Jejaring Global, Universitas Islam Depok Berkolaborasi dengan Hartford International University USA

Redaksi
2 menit baca
Perkuat Jejaring Global, Universitas Islam Depok Berkolaborasi dengan Hartford International University USA

​JAKARTA (KILASINDONESIA.Com) — 20 Agustus 2026 — Dalam upaya memperkuat kerja sama akademik internasional dan pemahaman lintas budaya, Universitas Islam Depok (UID), Indonesia, dan Hartford International University, Amerika Serikat, secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding / MoU) yang komprehensif.

​Perjanjian strategis ini ditandatangani oleh H. Alip Nuryanto, M.Hum., selaku Wakil Rektor Bidang Kerja Sama Universitas Islam Depok, dan Sherry L. Turner, Ph.D., selaku Presiden Hartford International University.

​Kemitraan yang berlaku selama lima tahun ini dirancang untuk menjembatani institusi lintas benua melalui kerangka kerja sama yang kokoh, mencakup pertukaran dosen dan mahasiswa, riset bersama, hingga program gelar ganda (double degree). Mengingat profil institusional kedua universitas, kerja sama ini juga memberikan penekanan khusus pada bidang kajian interfaith (antaragama), perdamaian, moderasi beragama, dan kewarganegaraan global.

​Poin Utama Kemitraan

1. ​Mobilitas Akademik: Memfasilitasi kunjungan pertukaran serta program imersi jangka pendek bagi mahasiswa tingkat sarjana maupun pascasarjana, serta pertukaran dosen dan peneliti.

2. ​Riset & Publikasi Bersama: Memprakarsai proyek penelitian kolaboratif dan publikasi bersama di jurnal akademik internasional dengan fokus pada keragaman keagamaan, perdamaian, dan inovasi pendidikan.

3. ​Program Gelar Ganda: Membuka peluang pengembangan jalur double degree di tingkat sarjana, magister, dan doktoral yang didukung oleh Perjanjian Pelaksanaan (Implementation Agreement) terpisah.

4. ​Inisiatif Perdamaian & Dialog Antaragama: Menyelenggarakan seminar internasional, lokakarya, dan forum akademik bersama yang berdedikasi pada dialog antaragama dan koeksistensi damai.

5. ​Pertukaran Sumber Daya: Mendorong pertukaran publikasi akademik, materi pendidikan, dan sumber daya digital yang selaras dengan regulasi hak kekayaan intelektual yang berlaku.

​Melalui kemitraan ini, pimpinan kedua universitas berharap dapat membuka cakrawala baru bagi para mahasiswa dan akademisi, serta memungkinkan kedua institusi untuk menjawab tantangan global kontemporer melalui ketekunan ilmiah dan rasa saling menghormati.

​Pelaksanaan program-program spesifik di bawah MoU ini akan dikoordinasikan langsung oleh fakultas dan departemen terkait dari kedua belah pihak, dengan tetap mematuhi hukum pendidikan serta standar akreditasi yang berlaku di Indonesia maupun Amerika Serikat.

Bagikan:

Redaksi

Penulis di Kilas Indonesia. Menghadirkan berita terkini dan terpercaya untuk pembaca setia.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!