oleh

Walikota Cirebon Mainkan Gamelan, Hibur Pemudik Yang Melintas di Posko macan Ali

CIREBON – Walikota Cirebon Nasrhrudin Aziz bersama Komandan TNI AL Cirebon letkol P. agung didampingi Kadis Perhubungan Drs. Atang dan Kasatpol PP Drs. Andi Harmawan berkeliling meninjau pospam Operasi Ketupat Lodaya 2019 di perbatasan kota Cirebon, kemarin. Posko yang dikunjungi Walikota Cirebon antara lain simpangan Krucuk, Terminal Bus Harjamukti dan Pospol pertigaan Pegambiran Cirebon.

Dalam kunjungan tersebut, Walikota Cirebon juga melakukan dialog dengan petugas Polri, TNI, Satpol PP dan Dishub, Petugas kesehatan dari relawan PMI maupun Dinas Kesehatan kota Cirebon, yang sedang mengarahkan dan menghimbaun para pemudik roda dua dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah, tepatnya di perbatasan kota / kab Cirebon. Walikota memeriksa perlengkapan logistik dan meminta para petugas untuk menjaga fisiknya.

Seusai mengunjungi pos petugas terkait, walikota menyapa para relawan Peduli mudik dari Laskar Agung Macan Ali Kesultanan Cirebon, yang membuka posko Peduli Mudik 2019 tidak jauh dari Pospol dan Kesehatan operasi Ketupat Lodaya. Walikota berkata rombongan disambut langsung oleh Prabu Diaz Panglima Tinggi Laskar Agung Macan Ali Nuswantara (LMA) beserta puluhan laskarnya.

Di Posko tersebut Nashrudin Azis dan Komandan TNi AL Cirebon Letkol Pol Agung berkeliling tenda yang dibangun para laskar LMA melihat perlengkapan logistik, perlengkapan penunjang lalu lintas, Pengobatan Alternatif dan melihat ruang khusus ibu menyusui ya g disediakan oleh Laskar Macan Ali.

” Saya beserta unsur pimpinan daerah mengucapkan terima kasih atas kepedulian warga Cirebonyang membuka Posko relawan mudik di sepanjang jalur yang dilewati oleh para pemudik. Ini sangat luar biasa sekali, kalian melakukan sosial tanpa pamrih,” ujar Walikota Cirebon Nasrhrudin Azis sambil mengacungkan jempol dan diikuti oleh Kasatpol PP Drs. Andi Armawan serta Kadishub Drs. Atang maupun rombongan lain.

Lebih lanjut ia juga meminta agar LMA memanjakan para pemudik, memberikan pelayanan, kenyamanan dan keamanan para pemudik. Walikota juga memberikan bantuan logistik berupa kopi, gula, susu, serta makanan ringan kepada Laskar Macan Ali untuk diberikan kepada pemudik yang numpang istirahat dengan gratis.

Seusai dialog Walikota Cirebon langsung memainkan gamelan renteng Keraton Cirebon beserta para laskar untuk menghibur para pemudik yang melintas. Gamelan kuno tersebut sengaja disediakan oleh Laskar Macan Ali untuk menghibur di posko Mudik. Walikota pun sumringah tertawa gembira disaksikan para pemudik yang sedang menumpang beristirahat. Tepuk tangan pun menggema diantara bising suara kendaraan bermotor.

” Ini sangat istimewa sekali, saya kaget karena sebuah hal yang langka ada posko peduli mudik yang dibuat masyarakat tapi hiburannya gamelan yang merupakan kesenian khas tradisionil. Insya Allah dengan cara begini merupakan salah satu upaya mengembangkan dan melestarikan seni budaya tradisionil,” ujarnya.

Sementara itu Prabu Diaz panglima Tinggi Laskar Macan Ali kepada rombongan yang meninjau poskonya mengatakan bahwa pengambilan gamelan sudah dilakukan dua tahun. Dan ternyata sangat diminati masyarakat sehingga untuk tahun ini posko nya menjadi cekpoint para pemudik dari berbagai kota yang menuju Jawa tengah dan Jawa timur.

(Ade)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed